Wisata/Sejarah – Terkadang suka gagal paham apakah ini Indonesia atau luar negeri, terlihat sangat indah. Dahulunya merupakan “Gunung Api Purba” dan kini berubah menjadi “Danau Toba” .

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Indoflashlight (@indoflashlight) pada


Flashback

Bisa di bayangkan dahulu besarnya “Gunung Purba Toba”, menurut Journal of Human Evolution, sekitar 74.000 tahun lalu letusan Gunung Purba ini sampai ke Kutub Utara. Abu dari letusan menimbulkan partikel asam belerang serta mendinginkan samudera. Efeknya terjadi kegelapan total selama 6 tahun serta penuruan suhu selama ribuan tahun. Vulkanolog menyebut peristiwa ini nyaris memusnahkan kehidupan di Bumi.

Pada tahun 1939, geolog Belanda Van Bemmelen melaporkan, Danau Toba, yang panjangnya 100 kilometer dan lebarnya 30 kilometer, dikelilingi oleh batu apung peninggalan dari letusan gunung. Karena itu, Van Bemmelen menyimpulkan, Toba adalah sebuah gunung berapi. Belakangan, beberapa peneliti lain menemukan debu riolit (bahasa Inggris: rhyolite) yang seusia dengan batuan Toba di Malaysia, bahkan juga sejauh 3.000 kilometer ke utara hingga India Tengah.

Beberapa ahli kelautan pun melaporkan telah menemukan jejak-jejak batuan Toba di Samudra Hindia dan Teluk Benggala. Para peneliti awal, Van Bemmelen juga Aldiss dan Ghazali (1984) telah menduga Toba tercipta lewat sebuah letusan mahadahsyat. Namun peneliti lain, Vestappen (1961), Yokoyama dan Hehanusa (1981), serta Nishimura (1984), menduga kaldera itu tercipta lewat beberapa kali letusan. Peneliti lebih baru, Knight dan sejawatnya (1986) serta Chesner dan Rose (1991), memberikan perkiraan lebih detail: kaldera Toba tercipta lewat tiga letusan raksasa.

Baca juga: Fakta Sejarah Terbentuknya Danau Toba Meninggalkan Bekas Hingga Ke Kutub Utara

Penelitian seputar Toba belum berakhir hingga kini. Jadi, masih banyak misteri di balik raksasa yang sedang tidur itu. Salah satu peneliti Toba angkatan terbaru itu adalah Fauzi dari Indonesia, seismolog pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Sarjana fisika dari Universitas Indonesia lulusan 1985 ini berhasil meraih gelar doktor dari Renssealer Polytechnic Institute, New York, pada 1998, untuk penelitiannya mengenai Toba.

Wah, ini membuktikaan sejak dahulu Indonesia negara yang besar, selain itu adapun penemuan di Indonesia yang menggemparkan dunia: Lukisan Tertua di Dunia berasal dari Indonesia, situs Gunung Padang yang lebih tua dari Piramida Giza di Mesir. Bangga.

Refrensi:

Chesner, C.A.; Westgate, J.A.; Rose, W.I.; Drake, R.; Deino, A. (March 1991). "Eruptive history of Earth's largest Quaternary caldera (Toba, Indonesia) clarified" (PDF). Geology

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *