Kemarin (19/8) Bertepatan dengan Hari Orang utan Internasional, Balai KSDA Aceh melalui personil Seksi Konservasi Wilayah II Subulussalam dan petugas YEL (Yayasan Ekosistem Lestari) menerima seekor Bayi Orang utan, berumur kurang lebih 1 Tahun berjenis kelamin Jantan dari seorang warga Desa teladan Jaya, Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya, Indonesia.

Orang utan tersebut diketahui dari laporan petugas YEL bahwa adanya masyarakat yang memelihara dan memiliki satwa dilindungi tersebut. Melalui tindakan persuasif dan memberikan sedikit arahan, Orang utan tersebut diserahkan kepada petugas serta membuat berita acara lalu dibawa ke pusat Karantina-Rehabilitas Batu Mbelin Sibolangit, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatrra Utara untuk dilakukan perawatan intensif dan kemudian akan dilepasliarkan kembali setelah siap ke habitat aslinya.

Orang utan Sumatra (Pongo abelii) merupakan satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Ayo sahabat alam, laporkan kepemilikan satwa liar dilindungi, perdagangan satwa dilindungi ke Call Center BKSDA Aceh Nomor: 0853 6283 6024.

One thought on “Penyerahan Secara Sukarela Bayi Orang utan Sumatra (Pongo abelii) kepada Petugas”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *