Maleo Senkawor atau Maleo (Macrocephalon maleo) adalah sejenis burung gosong berukuran sedang, dengan panjang sekitar 55cm, dan merupakan satu-satunya burung di dalam genus tunggal Macrocephalon. Burung ini juga merupakan Fauna Identitas (Maskot) Provinsi Sulawesi Tengah. Yang unik dari Maleo adalah, saat baru menetas Anak Burung Maleo sudah bisa terbang. Ukuran telur burung maleo beratnya 240 gram hingga 270 gram per butirnya, ukuran rata-rata 11 cm, dan perbandingannya sekitar 5 hingga 8 kali lipat dari ukuran telur ayam.

Namun saat ini mulai terancam punah karena habitat yang semakin sempit dan telur-telurnya yang diambil oleh manusia. Diperkirakan jumlahnya kurang dari 10.000 ekor saat ini.

Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan yang terus berlanjut, tingkat kematian anak burung yang tinggi, populasi yang terus menyusut serta daerah dimana burung ini ditemukan sangat terbatas, Maleo Senkawor dievaluasikan sebagai terancam punah di dalam IUCN Red List. Spesies ini didaftarkan dalam CITES Appendice I.

Satwa ini dilindungi berdasarkan Peraturan menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 92/MENLHK/SETJEN/KUM.1.6/2018, tentang perubahan atas peraturan menteri LKH nomor P.20/MENLHK/STJEN/KUM.1/6/2018, tenteng jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

PERHATIAN!

Dilarang keras menangkap, membru, melukai, membunuh, nenyimpan, memiliki, nemelihara, mengangkut, dan memperjual belikan satwa endemik ini karena dilindungi undang-undang no. 05 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam Hayati dan ekosistemnya.

Baca juga: Fauna Identitas (Maskot) Provinsi Sulawesi Barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *