Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) atau macan kumbang adalah salah satu subspesies dari macan tutul yang hanya ditemukan di hutan tropis, pegunungan dan kawasan konservasi Pulau Jawa, Indonesia. Macan tutul ini memiliki dua variasi warna kulit yaitu berwarna terang (oranye) dan hitam (macan kumbang). Macan tutul jawa adalah Fauna Identitas Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Macan tutul merupakan satu-satunya kucing besar yang masih tersisa di Pulau Jawa. Frekuensi tipe hitam (kumbang) relatif tinggi. Warna hitam ini terjadi akibat satu alel resesif yang dimiliki hewan ini. Sebagian besar populasi macan tutul dapat ditemukan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, meskipun di semua taman nasional di Jawa dilaporkan pernah ditemukan hewan ini, mulai dari Ujung Kulon hingga Baluran.

Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan, penangkapan liar, serta daerah dan populasi di mana hewan ini ditemukan sangat terbatas, macan tutul jawa dievaluasikan sebagai Kritis sejak 2007 di dalam IUCN Red List dan didaftarkan dalam CITES Appendix I. Satwa ini dilindungi di Indonesia, yang tercantum di dalam UU No.5 tahun 1990 dan PP No.7 tahun 1999.

Satwa ini dilindungi berdasarkan Peraturan menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 92/MENLHK/SETJEN/KUM.1.6/2018, tentang perubahan atas peraturan menteri LKH nomor P.20/MENLHK/STJEN/KUM.1/6/2018, tenteng jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

PERHATIAN!

Dilarang keras menangkap, membru, melukai, membunuh, nenyimpan, memiliki, nemelihara, mengangkut, dan memperjual belikan satwa endemik ini karena dilindungi undang-undang no. 05 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam Hayati dan ekosistemnya.

Baca juga: Fauna Identitas (Maskot) Provinsi Jambi

One thought on “Fauna Identitas (Maskot) Provinsi Jawa Barat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *