Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) merupakan satwa identitas / satwa maskot Provinsi Banten. Di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten satwa ini Tersisa Hanya 68 ekor dan terancam punah. Perburuan Cula Badak dinilai sebagai salah satu penyebab hewan ini terancam punah.

Dikutip dari Detik.com “(Badak Jawa) termasuk yang dilindungi UU, badak Jawa juga critically endanger (terancam punah) karena satu-satunya di dunia hanya di Jawa, Ujung Kulon.

Populasi badak Jawa yang tadinya tercatat 67 ekor pada 2017 bertambah menjadi 69 ekor. Namun karena kematian Badak Samson, maka populasi keseluruhannya kini menadi 68 ekor” kata Dirjen Konservasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno.

Satwa ini dilindungi berdasarkan Peraturan menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 92/MENLHK/SETJEN/KUM.1.6/2018, tentang perubahan atas peraturan menteri LKH nomor P.20/MENLHK/STJEN/KUM.1/6/2018, tenteng jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

PERHATIAN!

Dilarang keras menangkap, membru, melukai, membunuh, nenyimpan, memiliki, nemelihara, mengangkut, dan memperjual belikan satwa endemik ini karena dilindungi undang-undang no. 05 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam Hayati dan ekosistemnya.

Baca juga: Fauna Identitas (Maskot) Provinsi Bali

One thought on “Fauna Identitas (Maskot) Provinsi Banten”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *