Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang lebih kurang 25cm dari suku Sturnidae. Ia turut dikenali sebagai Curik dibandingkan Jalak. Jalak Bali hanya ditemukan di hutan bagian barat Pulau Bali dan merupakan hewan endemik Indonesia. Burung ini juga merupakan satu-satunya spesies endemik Bali dan pada tahun 1991 dinobatkan sebagai lambang fauna Provinsi Bali.

Jalak Bali ditemukan pertama kali pada tahun 1910. Nama ilmiah Jalak Bali dinamakan menurut pakar hewan berkebangsaan Inggris, Walter Rothschild, sebagai orang pertama yang mendeskripsikan spesies ini ke dunia pengetahuan pada tahun 1912.

Ada beberapa faktor yang menjadi hambatan atau bahkan ancaman bagi perkembangan burung Jalak Bali, diantaranya yaitu:

  1. Predator, seperti Biawak dan Ular (dijumpai di wilayah Nusa Penida)
  2. Faktor alam, habitat aslinya hanya terkonsentrasi di bagian barat pulau Bali yaitu Taman Nasional Bali Barat.
  3. Perburuan, perburuan liar masih sering dijumpai walaupun Jalak Bali sudah dilindungi Undang-Undang.

Satwa ini dilindungi berdasarkan Peraturan menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 92/MENLHK/SETJEN/KUM.1.6/2018, tentang perubahan atas peraturan menteri LKH nomor P.20/MENLHK/STJEN/KUM.1/6/2018, tenteng jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

PERHATIAN!

Dilarang keras menangkap, membru, melukai, membunuh, nenyimpan, memiliki, nemelihara, mengangkut, dan memperjual belikan satwa endemik ini karena dilindungi undang-undang no. 05 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam Hayati dan ekosistemnya.

Lihat juga: Fauna Identitas (Maskot) Provinsi Aceh

One thought on “Fauna Identitas (Maskot) Provinsi Bali”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *