Foto: Instagram/BKSDAAceh – Kondisi Amirah Setelah di Evakusi

24/09/18 – Amirah bayi Gajah Sumatera yang beberapa bulan dievakuasi di hutan Kabupaten Pidie, Aceh karena terjerat jebakan pemburu hingga kakinya nyaris putus, Amirah hari ini dikabarkan telah mati.

Dilansir dari Instagram BKSDA Aaceh, sebelumnya Amirah memang didiagnosa menderita gangguan fungsi ginjal dan hati, serta kekurangan kalsium karena rendahnya nafsu makan.
Tim dokter sudah berupaya maksimal untuk menyelamatkan Amirah namun tidak tertolong, otopsi akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian Amirah.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Indonesia | Indoflashlight (@indoflashlight) pada

Informasi sebelumnya dimana Penyelamatan seekor anak Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) oleh warga masyarakat Desa Pucok Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie Provinsi Aceh yang terkena jerat di Kawasan Hutan.

Pidie 02 Mei 2018, Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh yang di pimpin oleh Bapak Dedi Irvansyah, SP bersama personil Pusat Konservasi Gajah Saree dan dibantu oleh PSKL Unsiyah melakukan evakuasi seekor anak Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina dengan usia diperkirakan 1 tahun yang terjerat di kawasan hutan.

Anak Gajah pertama kali ditemukan oleh warga, warga mengevakuasi anak Gajah tersebut dengan melepaskan jeratan dan membawa ke desa, warga kemudian melaporkan temuan anak Gajah ke Tim Conservation Responds Unit (CRU) Manee yang selanjutnya diteruskan diteruskan ke kantor Balai KSDA Aceh di Banda Aceh.
Drh. Rossa, dokter hewan PKG mengatakan secara umum kondisi fisik anak Gajah cukup sehat, hanya terdapat luka pada bagian kaki kiri akibat jerat dan kondisi terlihat stress yang kemungkinan diakibatkan oleh kerumunan warga pada saat evakuasi berlangsung. Untuk penanganan lebih lanjut, anak Gajah tersebut di bawa ke PKG Saree untuk pengobatan yang lebih intensif.

Selamat jalan Amirah, semoga para pemburu liar cepat sadar dan tidak mengulangi perbuatan jahatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *