Foto: Instagram – Chalid_

Trowongan Batu Lubang dibangun pada masa kolonial Belanda antara tahun 1900 – 1930 dengan melibatkan rakyat Tapanuli (khususnya warga Sibolga dan Tapanuli Tengah) serta pejuang – pejuang kemerdekaan yang menjadi tawanan Belanda masa itu.

Tujuan pembukaan Batu Lubang ini adalah untuk mempermudah sarana transportasi menuju Tarutung sekaligus juga untuk mempermudah pengangkutan hasil bumi dari tanah Batak dan penumpasan laskar atau pejuang kemerdekaan Indonesia.

Maka rakyat dan pejuang saat itu dipaksa bekerja (kerja Rodi) untuk membuka jalan dan Batu Lubang tersebut. .
Konon ceritanya banyak darah tertumpah atau rakyat yang menjadi korban dari pekerjaan pembukaan jalan dan Batu Lubang itu, terutama pada pembukaan jalan pada terowongan.
📱Referensi foto: (@chalid_), info: Jhony Simatupang
📍Lokasi: Trowongan Batu Lubang, Km 8, Kawasan Dusun Simaninggir, Desa Bonandolok, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Indonesia 🇮🇩

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *