Taman Nasional Komodo sedang membutuhkan bantuan dari MasyarakatbIndonesia. 300 Hektar di Pulau Padar mau di kelola Perusahaan SWASTA. 22,1 Hektar di Pulau Rinca (sekitar puncak tempat Komodo biasanya melintas). 
Kami Masyarakat Indonesia meminta kembalikan lahan ini, kami mohon kepada Pemerintah besera Pemda untuk pemutusan izin Investor Asing (Swasta) Kami rasa Perusahaan Swasta ini tidak akan pernah layak! dan bahkan tidak pantas membeli tanah di lahan Taman Nasional ini!
Komodo (Varanus komodoensis) termasuk spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo Indonesia sekaligus satu-satunya di dunia (Komodo juga merupakan warisan dari zaman purbakala, karena Komodo termasuk dalam Hewan Purba yang telah hidup jutaan tahun lalu) habitat aslinya di Taman Nasional Komodo termasuk di Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara Timur. Tidak rela rasanya jika habitanya semakin menipis karena investor!
HASIL I:
Penolakan juga meluncur dari Komisi III DPR RI. Mereka meminta pembangunan tersebut dihentikan.
Penolakan disebabkan karena dinilai berdampak buruk terhadap habitat flora dan fauna yang ada di TNK.
“Komisi III DPR RI meminta agar pembangunan ini UNTUK SEMENTARA dihentikan. Ada kontroversi di masyarakat. Taman nasional ini harus kembali ke habitatnya,” kata anggota Fraksi PKS Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Jamil, Sabtu, 04 Agustus 2018.
Menurut Nasir, pihaknya tidak menolak investor berinvestasi di Labuan Bajo. Investor juga harus taat pada aturan perundagan-undangan. Jika pembangunan dipaksakan maka ekosistem di TNK terancam punah dan tidak akan alami lagi.
“Ini harus diperhatikan betul, karena Taman Nasional itu tidak boleh dikomersialisasi yang bertentangan dengan fungsi taman nasional itu sendiri,” kata Nasir (Sumber: Liputan6.com).
Tapi kenapa pembatas di Pulau Rinca masih ada? Kalau bisa dihentikan Selama-lamanya, jangan sementara!
HASIL II BACA DISINI!
Referensi Tambahan:

[*] https://goo.gl/pn5p6c
[*] https://goo.gl/F71s9i
[*] https://goo.gl/Vff9gK
[*] https://goo.gl/Dnybh9
[*] https://goo.gl/rQNUz7
Lokasi: Taman Nasional Pulau Komodo, NTT, Indonesia

One thought on “Petisi “Tolak Pembangunan Investor Asing di Taman Nasional Pulau Komodo” Masih Tetap Berlanjut”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *