Sahabat pernah mengunjungi Jembatan Akar (Root Bridge) Bayang di Sumatera Barat? Jembatan akar yang usianya sudah mencapai 100 tahun lebih. Namun, tahukah sahabat di Banten tepatnya di Kampung Suku Badui terdapat jembatan akar juga. 

Selain di Sumatera Barat, jembatan akar juga dapat dijumpai di Kampung Suku baduy di Banten. Jembatan ini awalnya hanya jembatan bambu di atas sungai Cisemeut sebagai penghubung menuju ladang dan perkampungan setempat.

Tetapi seiring berjalananya waktu bambu-bambu ini di rambati akar-akar batang pohon yang tumbuh di kedua sisi sungai. Menurut penduduk setempat jembatan ini berusia kurang lebih 40-50 tahun. Jembatan ini sekitar sepuluh meter dari sungai dan terbentang sekitar dua puluh lima meter. 

Namun, saat ini Jembatan Akar Baduy ini dipenuhi noda-noda vandalisme, hampir di setiap sudut terlihat coretan bahkan ada yang menulis lope-lope. Hal ini sangat di sayangkan mengingat jembatan ini sangat unik dan alami.

Mari sama sama membuang budaya vandalisme, mulai dari diri sendiri. Jangan pernah menodai tempat-tempat indah ini, jangan pernah melukai tempat-tempat indah ini. Mari saling menghargai bukan hanya dengan sesama tetapi dengan alam, satwa dan lingkungan, boleh di nikmati tetapi harus tetap di jaga dan di lestarikan. Stop vandalisme!

LOKASI:
– Jembatan Akar Bayang, kecamatan Bayang Utara, kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Indonesia
– Jembatan Suku Baduy, Desa Kenekes , Banten, Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *